DAFTAR NAMA DOKTER ( PRAKTIK MANDIRI ) DI KUALA KAPUAS

DAFTAR DOKTER SPESIALIS / DOKTER UMUM / DOKTER GIGI
(Tempat Praktik Mandiri)
DI KUALA KAPUAS

dr. Hj. Ani Handaningroem
Jl. Jendral A. Yani No. 32

dr. H. Bawa Budi Raharja
Apotek Selaras, Jl. Jendral A. Yani

dr. Diana Yuniarti
Jl. Jawa

dr. Erny Indrawati
Jl. Manunggal I No. 138

dr. H. Ahmad Haspiani
Jl. Sudirman No. 10

dr. Agus Waluyo
Jl. Jendral A. Yani

dr. Safira A. Tjandrasari, Sp.KJ
Apotek Nurul Hasanah, Jl. Teratai

dr. Hesty Setiyarini, Sp. THT-KL
Apotek Nurul Hasanah, Jl. Teratai

dr. Ryan Feizal
Apotek Nurul Hasanah, Jl. Teratai

dr. Yogi Oktiandi
Apotek Nurul Hasanah, Jl. Teratai

dr. H. M. Rosihan Anwar
Jl. Seroja

dr. Gede Karmawan
Apotek Sehat, Jl. Melati

dr. Hananie Taufik
Apotek Mujarab, Jl. Tambun Bungai

dr. Robert Hilman Girsang
Jl. Melati

dr. Marlon, Sp.PD
Apotek Murah, Jl. Tambun Bungai

dr. Daniel Liando, Sp.OG
Apotek Mujarab, Jl. Tambun Bungai

dr. Nigelia R. Ahfriani, Sp.OG
Apotek Mujarab, Jl. Tambun Bungai

dr. Marlensius Wijaya
Jl. Cilik Riwut

dr. Taurina Marginata
Jl. Cilik Riwut

dr. Rina Nurdiana
Jl. Tambun Bungai

dr. Roy Hosijanto, Sp.M
Apotek Al Noor Jl. Seroja

dr. I Ketut Darmi
Jl. Kol. Soegiono

dr. Elvera Eklesia
Apotek Kimia Farma Jl. A.Yani

dr. Mahmudah
Apotek Asha Asyifa Jl. Melati

drg. Luhut Sinaga
Apotek Kimia Farma Jl. A.Yani

drg. Luluk Nurhayati
Apotek Murah, Jl. Tambun Bungai

drg. Krisma Novelianty
Apotek Al Noor Jl. Seroja

drg. Mulita
Jl. Melati

drg. Nur Cahaya
Jl. Seroja

drg. Budi Setyawan
Apotek Murah, Jl. Tambun Bungai

drg. Billy Anderson
Apotek Nurul Hasanah, Jl. Teratai

drg. Fera Respati
Anjir Serapat, Jl. Trans. Kalimantan Km.7

drg. Jan Terry
Jl. Melati

Pos Kesehatan di Kalteng Expo

Mulai hari Selasa, 2 Mei 2018 hingga Minggu, 6 Mei 2018, bertempat di Kabupaten Kapuas memperingati HUT ke -61 Provinsi Kalimantan Tengah, diadakan Kalteng Quality Expo 2018, Pameran Nasional Produk Unggulan Daerah, serta Festival Budaya Isen Mulang (FBIM).

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas ikut berpartisipasi dengan mendirikan Pos Kesehatan bagi pengunjung Pameran Nasional dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis, menggunakan mobil ambulance juga mengiringi para Peserta Festival Budaya Isen Mulang pada saat Pawai keliling Kota Kuala Kapuas.

Selain itu bekerja sama dengan Asuransi Jiwasraya juga ditempatkan tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat Kabupaten Kapuas.

Berikut galeri foto kegiatan FBIM  :

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Anemia

Pada hari Selasa, 15 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Agnia Safitri (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Anemia”.

dr. Agnia Safitri menjelaskan Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah, kadar Hemoglobin (Hb) kurang dari normal.

Dimana nilai Hb normal :

  • Wanita : 12-16 gr/dL
  • Laki-laki dewasa : 14-18 gr/dL

Apa yang menyebabkan Anemia?

  • Produksi sel darah merah tidak cukup
  • Penghancuran sel darah merah berlebihan
  • Kehilangan darah terlalu banyak
  • Kekurangan nutrisi
  • Faktor keturunan
  • Penyakit-penyakit tertentu

Tanda – tanda Anemia :

  • 5L (lemah, letih, lesu, lelah, lunglai)
  • kulit pucat dan kuning
  • mata tampak pucat
  • pusing dan mudah lelah saat beraktifitas
  • mudah mengantuk
  • nadi cepat

Pencegahan Anemia :

  • banyak istirahat
  • makan makanan bergizi
  • cek darah rutin

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Epistaksis

Pada hari Jum’at, 11 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Fajar Megasari (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Epistaksis atau Mimisan”.

dr. Fajar Megasari menjelaskan, Epistaksis atau mimisan adalah pendarahan yang keluar dari lubang hidung (pecahnya pembuluh darah di rongga hidung). Bisa dialami anak – anak s/d orang dewasa.

Penyebab epistaksis antara lain :

Lokal

  • trauma (mengorek hidung, terbentur, dll)
  • infeksi
  • benda asing
  • tumor

Sistemik

  • hipertensi
  • kelainan darah seperti (hemofilia)
  • infeksi sistemik seperti (demam berdarah)
  • perubahan udara atau tekanan atmosfer

 

 

 

Penanganannya, antara lain dapat dilakukan hal di bawah ini secara berurutan:

  1. Posisikan posisi penderita pada posisi duduk menunduk

 

2. Bersihkan bekuan darah pada sisi / sekitar hidung yang berdarah

3. Jepit cupit hidung selama 10 menit. Bernafas melalui mulut. Jangan mendongak

 

 

 

Cara Lainnya :
Menggunakan es batu dan kain bersih,  di kompreskan ke hidung, tetap dalam posisi menunduk dan tidak mendongak.

Biasanya dalam penanganan pertama, pendarahan hidung (mimisan) akan berhenti dalam waktu ± 10 menit.

Jika mimisan berlanjut hingga > 10 menit, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Kapan mimisan harus dibawa ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat????

  • Perdarahan yang tetap berlangsung setelah pertolongan pertama (> 10 menit)
  • Perdarahan yang banyak hingga sulit bernafas
  • Perdarahan dari hidung karena trauma kepala atau wajah
  • Terdapat benda asing di hidung
  • Perdarahan dari hidung setelah meminum obat tertentu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Diare dan Pencegahannya

Pada hari Kamis, 3 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Ayu Lestari Maduwu (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Diare dan Pencegahannya”.

dr. Ayu Maduwu menjelaskan Diare merupakan penyakit yang di tandai buang air besar cair (mencret) dan bahkan dapat berupa air saja yang frekuensinya sering atau lebih dari 3 kali dalam sehari.
Penyebab Diare adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, maupun obat-obatan.

Tanda – tanda diare :

  • berak cair, dan muntah
  • kadang demam
  • malas makan dan minum
  • badan bergerak / lemas
  • kencing sedikit
  • pada balita / anak kecil rewel
  • dehidrasi / kekurangan cairan

Bahaya Diare apabila kekurangan cairan / lemas dapat mengakibatkan kehabisan cairan dan meninggal.

 

 

 

 

 

 

Cara mengatasi diare di rumah :

  1. Segera beri banyak minum ( air teh manis, air matang, ASI / Air Susu Ibu, LGG / Larutan Gula Garam, kuah sayur bening, Oralit
  2. Teruskan pemberian makan ( Pada bayi teruskan pemberian ASI, Anak di atas 6 bulan berikan makanan tambahan, beri makanan lebih sering dari biasanya, jangan beri makanan yang merangsang diare )
  3. Mencari pengobatan lanjutan ( Segera pergi ke  Puskesmas / Rumah Sakit apabila dalam 3 hari belum membaik dengan tanda – tanda : diare terus menerus, muntah berulang – ulang, rasa haus yang nyata, makan / minum sedikit, demam, ada darah dalam tinja )

Pencegahan Diare

  • Biasakan hidup bersih dan sehat
  • Biasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun (sebelum makan, sesudah buang air besar, sebelum memegang bayi, sesudah menceboki anak, sebelum menyiapkan makanan)
  • Minum air yang sudah dimasak / matang
  • Makan makanan yang bergizi
  • Biasakan buang air besar di jamban / WC

 

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pada hari Kamis, 26 April 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Barra Gerry Prakoso (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Demam Berdarah Dengue”.

dr. Barra menjelaskan Penyakit Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan menyerang pada anak-anak  maupun orang dewasa dengan gejala utama nyeri otot, tulang, dan sendi serta dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang singkat dan sering menimbulkan wabah.

Ciri – ciri nyamuk aedes aegypti antara lain :

  • Warna hitam dengan belang-belang putih di seluruh badannya
  • Berbadan kecil
  • Biasanya menggigit pada siang hari dan sore hari
  • Senang hinggap pada pakaian yang bergantung,kelambu dan ditempat yang gelap dan lembab
  • Jentik nyamuk berperan aktif di dalam bak air
  • Posisi jentik nyamuk tegak lurus dengan permukaan air
  • Gerakan jentik nyamuk naik turun ke atas pemukaan air untuk bernafas
  • Kemampuan terbang kira-kira 100 meter

Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti

Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

  • Hanya dapat ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypty betina,yang tersebar luas di rumah-rumah dan tempat-tempat umum
  • Nyamuk ini mendapatkan virus dengue waktu menggigit/menghisap darah orang yang sakit DBD (Demam Berdarah Dengue) atau orang yang tidak sakit tetapi dalam darahnya terdapat Virus Dengue.
  • Virus dengue yang terhisap nyamuk Aedes Aegypty akan berkembang biak dalam tubuh nyamuk.
  • Orang yang digigit nyamuk Aedes Aegypty yang mengandung virus dengue gejala sakit/demam setelah 4-7 hari (masa inkubasi).
  • Bila orang yang ditularkan tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik,ia akan segera menderita DBD (demam berdarah dengue)
  • Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain,virus tersebut akan dipindahkan bersama air liur nyamuk ke orang tersebut.

Tanda dan Gejala DBD

  • Demam tinggi 2 – 7 hari disertai menggigil.
  • Mual dan muntah
  • Kurang nafsu makan, nyeri pada persendiaan,serta sakit kepala.
  • Pendarahan dibawah kulit berupa : Bintik-bintik merah pada kulit , mimisan.
  • Nyeri perut ( ulu hati )
  • Terjadi syok atau pingsan pada hari ke 3 — 7 secara berulang—ulang.
  • Dengan tanda syok yaitu lemah, kulit dingin , basah dan tidak sadar.

Tanda Khas : Ruam Kulit DBD

 

Tanda Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD)

  • Perdarahan gusi
  • Nyeri perut
  • Muntah darah
  • Penderita tidak sadar
  • Denyut nadi tidak teraba
  • Perdarahan otak
  • Segara periksakan diri ke RS atau sarana pelayanan kesehatan terdekat.

Pengobatan

  • Penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
  • Penambahan cairan tubuh melalui infus di perlukan untuk mencegah dehidrasi
  • Paracetamol untuk keluhan demam
  • Oralit apabila diare
  • Antibiotik apabila terjadi infeksi

 

 

 

 

 

 

 

 

Pencegahan DBD yang efektif

3M :
MENGURAS
MENUTUP
MENGUBUR

Kimia
Dengan cara pemberian abatisasi(abate), pengasapan dan fogging.
Fisik
Dalam sekurang-kurangya seminggu sekali, maka cegahlah dengan cara 3 M plus :

a. Menguras bak mandi

b. Menutup tempat penampungan air

c. Mengubur atau menyingkirkan benda- benda yang dapat digenangi air seperti ban bekas,kaleng bekas,vas bunga,penampungan air dsb.

d. Menggunakan obat nyamuk sebelum tidur dan sebelum bepergian
e. Mengganti air vas bunga, tempat minum burung atau tempat lainnya yang sejenis seminggu sekali.

f. Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar / rusak.

g. Menutup lubang pada potongan bambu / pohon dengan tanah.

h. Menaburkan bubuk Larvasida.

i. Memelihara ikan pemakan jentik di kolam / bak penampung air.

j. Memasang kawat kasa.

k. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar.

l. Menggunakan kelambu.

m. Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk.

Biologi

Pengendalian biologi antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri (Bt.H-14) yaitu agen yang aktif mengendalikan nyamuk

Kaca Mata (BPJS) di Optik Melawai Citi Mall Kapuas

Mulai awal tahun 2018, peserta BPJS Kuala Kapuas yang memerlukan penggunaan kaca mata sebagai alat bantu penglihatan dapat memesan di Optik Melawai di Citi Mall Kuala Kapuas dengan syarat diperiksa terlebih dahulu di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo  Kuala Kapuas untuk mendapatkan resep dokter, SEP dari BPJS, dan Legalisasi. Selain itu diwajibkan membawa fotokopi KTP & KK serta fotokopi kartu BPJS Kesehatan.

Syarat dan plafon biaya yang ditanggung BPJS

Sosialisasi SNARS Edisi 1 – Pokja HPK

Pada minggu yang lalu, Ibu Budi Anggriani (Kepala Ruangan ICU), Ibu Nina (Staf bidang keperawatan) dan Pak Pitri (Kepala Seksi Rekam Medik) mengikuti kegiatan Sosialisasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1 di Palangka Raya.

Sepulangnya dari kegiatan tersebut, mereka melakukan sosialisasi terhadap berbagai materi yang mereka dapatkan sesuai dengan pokja masing-masing. Pada minggu yang lalu Ibu Budi sudah menyampaikan sosialisasi untuk Pokja Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP). Pada hari Kamis, 19 April 2018, Ibu Nina memberikan sosialisasi untuk pokja HPK.

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439H/2018 di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Pada hari Jum’at, 20 April 2017 Pukul 08.00 WIB, bertempat di Musholla Asyifa’ RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad, SAW bersama Ustadz Fahruraji Bin Muhyar Gurdan Hadi bersama seluruh staf dan keluarga pasien di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.

Peringatan Isra’ Mi’raj ini bertujuan untuk memberikan kesehatan rohani bagi seluruh karyawan RSUD Kapuas yang muslim supaya selalu bekerja secara tekun dan ikhlas melayani masyarakat Kabupaten Kapuas sesuai dengan tuntunan ajaran Nabi Muhammad SAW.

 

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Penggunaan Antibiotik Yang Benar

Pada hari Kamis, 19 April 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Bagaskhara Rifega (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Penggunaan Antibiotik Yang Benar”.

 

 

 

 

 

 

 

 

dr. Bagas menjelaskan antibiotik adalah obat anti infeksi yang digunakan untuk membunuh kuman / bakteri.

Penggunaan antibiotik

  • untuk mengatasi virus (tidak bisa)
  • untuk mengatasi bakteri (bisa)
  • untuk mengatasi jamur (tidak bisa)

Bagaimana kita mengetahui organisme apa yang menyerang?

Harus melalui pemeriksaan dokter dan serangkaian tes kesehatan baik dari fasilitas kesehatan yang tersedia, jadi penggunaan antibiotik tidak bisa sembarangan karena merupakan jenis obat daftar-G, jadi harus dengan resep dokter.

Contoh antibiotik antara lain :

  • ampicilin
  • amoxicilin
  • gentamicin
  • ceftriaxone
  • cefixim
  • ciprofloxacin
  • meropenem, dll

Efek samping penggunaan antibiotik yang salah yaitu mual muntah, sakit perut melilit (mulas), reaksi alergi pada kulit.

Penggunaan antibiotik dapat membahayakan bagi ibu hamil, anak di bawah umur, dan pasien dengan gangguan fungsi hati / ginjal.

 

 

 

 

 

Resistensi antibiotik adalah suatu kondisi dimana bakteri yang menyebabkan penyakit infeksi menjadi kebal terhadap penangkalnya (WHO,2011)

Untuk mencegah resistensi antibiotik inilah maka antibiotik harus dihabiskan sesuai dengan resep dokter dan aturan pakai dari apoteker.

Langkah tepat mengkonsumsi antibiotik / cegah resistensi antibiotik dengan “CINTA SEHAT”

  • Cuci tangan cegah infeksi
  • Ikuti petunjuk ahlinya
  • No antibiotik tanpa resep dokter
  • Tepat dosis akan waktu pemakaian
  • Antisipasi alergi antibiotik
  • SElalu minum sampai habis
  • HATi -hati, resistensi dapat terjadi pada siapa saja, lebih baik mencegah daripada mengobati

 

 

 

 

Pesan Penutup

  • Bijaklah penggunaan obat antibiotik digunakan hanya dengan resep dokter
  • Habiskan antibiotik sesuai aturan
  • Demam, batuk-pilek tidak perlu antibiotik. Jika lebih dari 3 hari, segera berobat ke dokter atau fasilitas kesehatan di tempat anda.