Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang “Waspada Stroke”

Pada hari Kamis, 5 Juli 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKMRS (Promosi Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Ervina Pratiwi S (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Waspada Stroke”.

Apa itu Stroke?

dr. Ervina menjelaskan Stroke adalah gejala-gejala defisit (penurunan) fungsi saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak, bukan oleh sebab yang lain

FAKTOR RESIKO

Modifikasi= hipertensi, penyakit jantung hiperkolesterolemia, diabetes melitus, merokok, konsumsi alkohol, kurang aktifitas.

Tidak Dapat Dimodifikasi= usia lanjut, jenis kelamin, ras/suku, dan faktor genetik

JENIS – JENIS STROKE

STROKE ISKEMIK (Stroke Sumbatan) merupakan stroke yang paling sering terjadi, seperti

  • Stroke Emboli = bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam jantung atau pembuluh arteri besar yang terangkup menuju otak
  • Stroke Trombotik = bekuan darah yang terbentuk di dalam pembuluh arteri yang mensuplai darah ke otak

STROKE HEMORAGIK (Stroke Berdarah)

  • Pendarahan Intraserebral = pecahnya pembuluh darah dan darahnya masuk ke dalam jaringan yang menyebabkan sel-sel otak  mati sehingga berdampak pada kerja otak berhenti. Penyebab tersering adalah Hipertensi.
  • Pendarahan Sub Arachnoid = pecahnya pembuluh darah yang berdekatan dengan permukaan otak dan darah bocor di antara otak dan tulang tengkorak. Penyebabnya bisa berbeda-beda, tetapi biasanya karena pecahnya aneurisma.

Tips Mudah Mengenali Gejala Stroke dengan Slogan “SeGeRa Ke RS”

  • Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba
  • Gerak separuh anggota badan melemah tiba-tiba
  • bicaRa pelo / tiba-tiba tidak bisa bicara / tidak mengerti kata-kata / bicara tidak nyambung
  • Kebas / baal, atau kesemutan separuh tubuh
  • Rabun pandangan satu mata kabur, terjadi tiba-tiba
  • Sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, gangguan fungsi kesimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi

Cegah Stroke Dengan Perilaku “CERDIK”

  • Cek kesehatan secara rutin
  • Enyahkan asap rokok
  • Rajin aktifitas fisik
  • Diet seimbang
  • Istirahat cukup
  • Kelola Stress

Anjuran bagi Penderita Stroke :

  1. Latihan memperkuat otot-otot kaki dan keseimbangan
  2. Latihan menggunakan sepatu yang datar, tidak sempit dan tidak licin
  3. Ikuti anjuran dokter tentang batasan, kebutuhan, dan alat bantu untuk berjalan yang sesuai
  4. Perhatikan pemakaian obat tertentu yang dapat menyebabkan kantuk
  5. Bila masih ada gangguan keseimbangan, hindari berjalan supaya tidak jatuh dan cedera atau didampingi keluarga bila perlu

Aman bila dirumah :

  1. Buat jalur yang jelas untuk ke dapur, kamar tidur dan kamar mandi
  2. Pasang bel / lonceng di kamar tidur
  3. Lantai dan tangga tidak boleh licin, tidak berkarpet atau rekatkan karpet dengan perekat
  4. Pasang pegangan tangan untuk naik / turun tangga, dekat bak mandi, dan dekat shower
  5. Jarak tempat tidur ke lantai tidak boleh terlalu tinggi
  6. Gunakan kloset duduk
  7. Gunakan sikat punggung yang lembut dengan gagang panjang
  8. Pasang bantalan karet yang melekat di lantai dekat bak mandi atau shower

#Salam_Sehat #PKRS_Kapuas #PromKesRSKapuas

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Dispepsia

Pada hari Kamis, 28 Juni 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKMRS (Promosi Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Elia Veronika (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Dispepsia”.

Apa itu Dispepsia?

dr. Elia Veronika menjelaskan Dispepsia merupakan rasa ketidaknyamanan bahkan hingga nyeri pada saluran pencernaan terutama bagian atas.

Kumpulan gejala yang terdiri dari :
Rasa tidak enak diperut bagian atas
Rasa nyeri pada ulu hati
Mual
Muntah
Kembung
Cepat kenyang

Dimana gejala ini menetap dan mengalami kekambuhan

Keluhan Gejala

  • Rasa perih dan kembung di ulu hati
  • Mual dan muntah
  • Perdarahan saluran cerna
  • Nafsu makan menurun
  • Sering bersendawa
  • Kembung (perut terasa penuh)

Berdasarkan keluhan, Dispepsia dibagi dua, antara lain :

  • Dispepsia Organik

Keluhan dialami akibat kelainan pada organ tubuh terutama kelainan pada organ organ dalam rongga perut. Penyebabnya bermacam macam yang sering infeksi tipus ( tipes ), infeksi malaria, hepatitis, dan infeksi kuman lainnya

  • Dispepsia Organik

Keluhan dialami akibat kelainan pada organ tubuh terutama kelainan pada organ organ dalam rongga perut. Penyebabnya bermacam macam yang sering infeksi tipus ( tipes ), infeksi malaria,hepatitis dan infeksi kuman lainnya

Penyebab Penyakit Dispepsia :

Makan tidak teratur, telat makan

Konsumsi obat-obatan tertentu

Alkohol dan rokok

Konsumsi makanan yg bersifat asam/pedas/bumbu yg merangsang

Psikis:beban kerja yang berlebihan, cemas, takut

Infeksi bakteri tertentu

Pencegahan :

Diet atau pengaturan makan

Jangan biarkan perut lama dalam keadaan kosong

Jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan/minuman pedas dan asam

Hindari makanan berlemak

Sebaiknya konsumsi makanan dengan tekstur lembut (lunak)

Sering minum air putih

Kurangi konsumsi kopi, teh, soft drink

Porsi makanan sebaiknya tidak terlalu banyak, tetapi sedikit dengan frekuensi sering

Bila harus mengkonsumsi obat-obatan penahan nyeri (analgetik), maka sebaiknya diminum setelah makan dan tidak dalam keadaan kosong

Ketenangan jiwa bisa mengurangi resiko sakit maag

Pengobatan :

Obat-obatan yang biasanya diberikan dokter bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan asam lambung baik berupa obat-obat :

1.Menetralkan asam lambung(Antasida)

2.Mengurangi produksi asam lambung (cimetidine atau ranitidine)

Bila Sakit Berlanjut Segera periksakan diri anda ke dokter.

#SalamSehat

Pos Kesehatan di Kalteng Expo

Mulai hari Selasa, 2 Mei 2018 hingga Minggu, 6 Mei 2018, bertempat di Kabupaten Kapuas memperingati HUT ke -61 Provinsi Kalimantan Tengah, diadakan Kalteng Quality Expo 2018, Pameran Nasional Produk Unggulan Daerah, serta Festival Budaya Isen Mulang (FBIM).

RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas ikut berpartisipasi dengan mendirikan Pos Kesehatan bagi pengunjung Pameran Nasional dengan memberikan pelayanan kesehatan gratis, menggunakan mobil ambulance juga mengiringi para Peserta Festival Budaya Isen Mulang pada saat Pawai keliling Kota Kuala Kapuas.

Selain itu bekerja sama dengan Asuransi Jiwasraya juga ditempatkan tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat Kabupaten Kapuas.

Berikut galeri foto kegiatan FBIM  :

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Anemia

Pada hari Selasa, 15 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Agnia Safitri (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Anemia”.

dr. Agnia Safitri menjelaskan Anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah, kadar Hemoglobin (Hb) kurang dari normal.

Dimana nilai Hb normal :

  • Wanita : 12-16 gr/dL
  • Laki-laki dewasa : 14-18 gr/dL

Apa yang menyebabkan Anemia?

  • Produksi sel darah merah tidak cukup
  • Penghancuran sel darah merah berlebihan
  • Kehilangan darah terlalu banyak
  • Kekurangan nutrisi
  • Faktor keturunan
  • Penyakit-penyakit tertentu

Tanda – tanda Anemia :

  • 5L (lemah, letih, lesu, lelah, lunglai)
  • kulit pucat dan kuning
  • mata tampak pucat
  • pusing dan mudah lelah saat beraktifitas
  • mudah mengantuk
  • nadi cepat

Pencegahan Anemia :

  • banyak istirahat
  • makan makanan bergizi
  • cek darah rutin

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Epistaksis

Pada hari Jum’at, 11 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Fajar Megasari (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Epistaksis atau Mimisan”.

dr. Fajar Megasari menjelaskan, Epistaksis atau mimisan adalah pendarahan yang keluar dari lubang hidung (pecahnya pembuluh darah di rongga hidung). Bisa dialami anak – anak s/d orang dewasa.

Penyebab epistaksis antara lain :

Lokal

  • trauma (mengorek hidung, terbentur, dll)
  • infeksi
  • benda asing
  • tumor

Sistemik

  • hipertensi
  • kelainan darah seperti (hemofilia)
  • infeksi sistemik seperti (demam berdarah)
  • perubahan udara atau tekanan atmosfer

 

 

 

Penanganannya, antara lain dapat dilakukan hal di bawah ini secara berurutan:

  1. Posisikan posisi penderita pada posisi duduk menunduk

 

2. Bersihkan bekuan darah pada sisi / sekitar hidung yang berdarah

3. Jepit cupit hidung selama 10 menit. Bernafas melalui mulut. Jangan mendongak

 

 

 

Cara Lainnya :
Menggunakan es batu dan kain bersih,  di kompreskan ke hidung, tetap dalam posisi menunduk dan tidak mendongak.

Biasanya dalam penanganan pertama, pendarahan hidung (mimisan) akan berhenti dalam waktu ± 10 menit.

Jika mimisan berlanjut hingga > 10 menit, segera bawa ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Kapan mimisan harus dibawa ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat????

  • Perdarahan yang tetap berlangsung setelah pertolongan pertama (> 10 menit)
  • Perdarahan yang banyak hingga sulit bernafas
  • Perdarahan dari hidung karena trauma kepala atau wajah
  • Terdapat benda asing di hidung
  • Perdarahan dari hidung setelah meminum obat tertentu

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Diare dan Pencegahannya

Pada hari Kamis, 3 Mei 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Ayu Lestari Maduwu (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Diare dan Pencegahannya”.

dr. Ayu Maduwu menjelaskan Diare merupakan penyakit yang di tandai buang air besar cair (mencret) dan bahkan dapat berupa air saja yang frekuensinya sering atau lebih dari 3 kali dalam sehari.
Penyebab Diare adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, maupun obat-obatan.

Tanda – tanda diare :

  • berak cair, dan muntah
  • kadang demam
  • malas makan dan minum
  • badan bergerak / lemas
  • kencing sedikit
  • pada balita / anak kecil rewel
  • dehidrasi / kekurangan cairan

Bahaya Diare apabila kekurangan cairan / lemas dapat mengakibatkan kehabisan cairan dan meninggal.

 

 

 

 

 

 

Cara mengatasi diare di rumah :

  1. Segera beri banyak minum ( air teh manis, air matang, ASI / Air Susu Ibu, LGG / Larutan Gula Garam, kuah sayur bening, Oralit
  2. Teruskan pemberian makan ( Pada bayi teruskan pemberian ASI, Anak di atas 6 bulan berikan makanan tambahan, beri makanan lebih sering dari biasanya, jangan beri makanan yang merangsang diare )
  3. Mencari pengobatan lanjutan ( Segera pergi ke  Puskesmas / Rumah Sakit apabila dalam 3 hari belum membaik dengan tanda – tanda : diare terus menerus, muntah berulang – ulang, rasa haus yang nyata, makan / minum sedikit, demam, ada darah dalam tinja )

Pencegahan Diare

  • Biasakan hidup bersih dan sehat
  • Biasakan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun (sebelum makan, sesudah buang air besar, sebelum memegang bayi, sesudah menceboki anak, sebelum menyiapkan makanan)
  • Minum air yang sudah dimasak / matang
  • Makan makanan yang bergizi
  • Biasakan buang air besar di jamban / WC

 

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pada hari Kamis, 26 April 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Barra Gerry Prakoso (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Demam Berdarah Dengue”.

dr. Barra menjelaskan Penyakit Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti dan menyerang pada anak-anak  maupun orang dewasa dengan gejala utama nyeri otot, tulang, dan sendi serta dapat menyebabkan kematian dalam waktu yang singkat dan sering menimbulkan wabah.

Ciri – ciri nyamuk aedes aegypti antara lain :

  • Warna hitam dengan belang-belang putih di seluruh badannya
  • Berbadan kecil
  • Biasanya menggigit pada siang hari dan sore hari
  • Senang hinggap pada pakaian yang bergantung,kelambu dan ditempat yang gelap dan lembab
  • Jentik nyamuk berperan aktif di dalam bak air
  • Posisi jentik nyamuk tegak lurus dengan permukaan air
  • Gerakan jentik nyamuk naik turun ke atas pemukaan air untuk bernafas
  • Kemampuan terbang kira-kira 100 meter

Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti

Penularan Demam Berdarah Dengue (DBD)

  • Hanya dapat ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypty betina,yang tersebar luas di rumah-rumah dan tempat-tempat umum
  • Nyamuk ini mendapatkan virus dengue waktu menggigit/menghisap darah orang yang sakit DBD (Demam Berdarah Dengue) atau orang yang tidak sakit tetapi dalam darahnya terdapat Virus Dengue.
  • Virus dengue yang terhisap nyamuk Aedes Aegypty akan berkembang biak dalam tubuh nyamuk.
  • Orang yang digigit nyamuk Aedes Aegypty yang mengandung virus dengue gejala sakit/demam setelah 4-7 hari (masa inkubasi).
  • Bila orang yang ditularkan tidak memiliki daya tahan tubuh yang baik,ia akan segera menderita DBD (demam berdarah dengue)
  • Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain,virus tersebut akan dipindahkan bersama air liur nyamuk ke orang tersebut.

Tanda dan Gejala DBD

  • Demam tinggi 2 – 7 hari disertai menggigil.
  • Mual dan muntah
  • Kurang nafsu makan, nyeri pada persendiaan,serta sakit kepala.
  • Pendarahan dibawah kulit berupa : Bintik-bintik merah pada kulit , mimisan.
  • Nyeri perut ( ulu hati )
  • Terjadi syok atau pingsan pada hari ke 3 — 7 secara berulang—ulang.
  • Dengan tanda syok yaitu lemah, kulit dingin , basah dan tidak sadar.

Tanda Khas : Ruam Kulit DBD

 

Tanda Bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD)

  • Perdarahan gusi
  • Nyeri perut
  • Muntah darah
  • Penderita tidak sadar
  • Denyut nadi tidak teraba
  • Perdarahan otak
  • Segara periksakan diri ke RS atau sarana pelayanan kesehatan terdekat.

Pengobatan

  • Penderita banyak minum sekitar 1,5 sampai 2 liter air dalam 24 jam (air teh dan gula sirup atau susu).
  • Penambahan cairan tubuh melalui infus di perlukan untuk mencegah dehidrasi
  • Paracetamol untuk keluhan demam
  • Oralit apabila diare
  • Antibiotik apabila terjadi infeksi

 

 

 

 

 

 

 

 

Pencegahan DBD yang efektif

3M :
MENGURAS
MENUTUP
MENGUBUR

Kimia
Dengan cara pemberian abatisasi(abate), pengasapan dan fogging.
Fisik
Dalam sekurang-kurangya seminggu sekali, maka cegahlah dengan cara 3 M plus :

a. Menguras bak mandi

b. Menutup tempat penampungan air

c. Mengubur atau menyingkirkan benda- benda yang dapat digenangi air seperti ban bekas,kaleng bekas,vas bunga,penampungan air dsb.

d. Menggunakan obat nyamuk sebelum tidur dan sebelum bepergian
e. Mengganti air vas bunga, tempat minum burung atau tempat lainnya yang sejenis seminggu sekali.

f. Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar / rusak.

g. Menutup lubang pada potongan bambu / pohon dengan tanah.

h. Menaburkan bubuk Larvasida.

i. Memelihara ikan pemakan jentik di kolam / bak penampung air.

j. Memasang kawat kasa.

k. Menghindari kebiasaan menggantung pakaian dalam kamar.

l. Menggunakan kelambu.

m. Memakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk.

Biologi

Pengendalian biologi antara lain dengan menggunakan ikan pemakan jentik (ikan adu/ikan cupang), dan bakteri (Bt.H-14) yaitu agen yang aktif mengendalikan nyamuk

Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1439H/2018 di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Pada hari Jum’at, 20 April 2017 Pukul 08.00 WIB, bertempat di Musholla Asyifa’ RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad, SAW bersama Ustadz Fahruraji Bin Muhyar Gurdan Hadi bersama seluruh staf dan keluarga pasien di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas.

Peringatan Isra’ Mi’raj ini bertujuan untuk memberikan kesehatan rohani bagi seluruh karyawan RSUD Kapuas yang muslim supaya selalu bekerja secara tekun dan ikhlas melayani masyarakat Kabupaten Kapuas sesuai dengan tuntunan ajaran Nabi Muhammad SAW.

 

Penyuluhan/Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) tentang Penggunaan Antibiotik Yang Benar

Pada hari Kamis, 19 April 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Bagaskhara Rifega (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Penggunaan Antibiotik Yang Benar”.

 

 

 

 

 

 

 

 

dr. Bagas menjelaskan antibiotik adalah obat anti infeksi yang digunakan untuk membunuh kuman / bakteri.

Penggunaan antibiotik

  • untuk mengatasi virus (tidak bisa)
  • untuk mengatasi bakteri (bisa)
  • untuk mengatasi jamur (tidak bisa)

Bagaimana kita mengetahui organisme apa yang menyerang?

Harus melalui pemeriksaan dokter dan serangkaian tes kesehatan baik dari fasilitas kesehatan yang tersedia, jadi penggunaan antibiotik tidak bisa sembarangan karena merupakan jenis obat daftar-G, jadi harus dengan resep dokter.

Contoh antibiotik antara lain :

  • ampicilin
  • amoxicilin
  • gentamicin
  • ceftriaxone
  • cefixim
  • ciprofloxacin
  • meropenem, dll

Efek samping penggunaan antibiotik yang salah yaitu mual muntah, sakit perut melilit (mulas), reaksi alergi pada kulit.

Penggunaan antibiotik dapat membahayakan bagi ibu hamil, anak di bawah umur, dan pasien dengan gangguan fungsi hati / ginjal.

 

 

 

 

 

Resistensi antibiotik adalah suatu kondisi dimana bakteri yang menyebabkan penyakit infeksi menjadi kebal terhadap penangkalnya (WHO,2011)

Untuk mencegah resistensi antibiotik inilah maka antibiotik harus dihabiskan sesuai dengan resep dokter dan aturan pakai dari apoteker.

Langkah tepat mengkonsumsi antibiotik / cegah resistensi antibiotik dengan “CINTA SEHAT”

  • Cuci tangan cegah infeksi
  • Ikuti petunjuk ahlinya
  • No antibiotik tanpa resep dokter
  • Tepat dosis akan waktu pemakaian
  • Antisipasi alergi antibiotik
  • SElalu minum sampai habis
  • HATi -hati, resistensi dapat terjadi pada siapa saja, lebih baik mencegah daripada mengobati

 

 

 

 

Pesan Penutup

  • Bijaklah penggunaan obat antibiotik digunakan hanya dengan resep dokter
  • Habiskan antibiotik sesuai aturan
  • Demam, batuk-pilek tidak perlu antibiotik. Jika lebih dari 3 hari, segera berobat ke dokter atau fasilitas kesehatan di tempat anda.

(Update Bulan April 2018) Daftar Sumber Daya Tenaga Medis (Dokter Umum, Gigi, dan Dokter Spesialis) serta Sarana / Prasarana Fasilitas Pelayanan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas

SUMBER DAYA RSUD Dr.H.SOEMARNO SOSROATMODJO KUALA KAPUAS (Per Bulan April 2018)

 Sumber Daya Manusia (Medis)

  • Dokter Spesialis Bedah Umum
  • dr. Rintho Alexander Tangkudung, SpB
  • dr. Antonius Nirmala, SpB
  • Dokter Spesialis Anak
  • dr. Sheila Febrina,MSc,SpA
  • dr. Putri Evalda Rizki Zulkarnain, Sp.A
  • Dokter Spesialis Dalam
  • dr. Gusti Hariadi Maulana SpPD, MSc
  • dr. Cornelia Wahyu Danawati, PhD, SpPD, KEMD
  • dr. Esti Tantri Anandani, SpPD
  • Dokter Spesialis Kandungan
  • dr. Nigelia Renaldi Ahfriani, MKes, SpOG (Cuti)
  • dr. Daniel Liando, SpOG
  • dr. Deddy S. Razak, Sp.OG
  • Dokter Spesialis Jiwa
  • dr. Safira Amira Tjandrasari, SpKJ
  • Dokter Spesialis Syaraf
  • dr. Muhammad Ichsan Safwannoor, SpS
  • Dokter Spesialis Patologi Klinik
  • dr. Arlan Prabowo, SpPK, MSc
  • Dokter Spesialis Anastesi
  • dr. Khutbah Juliansyah, SpAn
  • dr. Asna Nasiqah, SpAn
  • Dokter Spesialis THT
  • dr. Hesty Setiyarini, SpTHT-KL
  • Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik
  • dr. Henike Kresnowati, Sp.KFR
  • Dokter Spesialis Mata
  • dr. Roy Hosijanto, SpM
  • Dokter Spesialis Radiologi
  • dr. Risda Fitriyani, Sp.Rad
  • Dokter Gigi
  • drg. Luluk Nurhayati
  • drg. Krisma Novelianty
  • Dokter Umum
  • dr. I Ketut Darmi
  • dr. Dewi Fatmi Januarini
  • dr. Puspa Rahayu Dewanty
  • dr. Mahmudah
  • dr. Delianae
  • dr. Hananie Taufik
  • dr. Fitri Ningrum Intani
  • dr. Diana Yuniarti
  • dr. Marlensius A. Wijaya
  • dr. Erny Indrawati
  • dr. Erie Yustina
  • dr. Muhammad Agi Ramadhani Gustisiya
  • dr. Sustika Novianita Assan
  • dr. Ryan Feizal
  • dr. M. Bimo Harmaji, MM
  • Serta 21 orang dokter internsip

SUMBER DAYA SARANA/PRASARANA (LAYANAN)

  • Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (24 jam)
  • Pelayanan Rawat Inap kelas Vip,kelas 1,2,3 (jumlah TT 141)
  • Pelayanan Rawat Jalan Poliklinik ( 10 Spesialisasi)
  • Pelayanan Operasi Kamar
  • Pelayanan Intensive Care Unit
  • Pelayanan Penunjang Medis (Laboratorium,Radiologi,CSSD,IPSRS,Laundry)
  • Pelayanan Unit Transfusi Darah
  • Pelayanan Haemodialisa
  • Pelayanan Rehab Medik/Fisioterapi
  • Pelayanan Pemulasaran Jenazah
  • Pelayanan Instalasi Gizi
  • Pelayanan Instalasi Farmasi/Apotik (24 jam)