Penyuluhan Bahaya Rokok dan Sosialisasi Perda Kapuas No. 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok

Pada hari Rabu, tanggal 27 September 2017 bertempat di ruang tunggu poliklinik rawat jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan penyuluhan tentang Bahaya Rokok oleh dr. Erny Indrawati.

Selain itu, Tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) juga mensosialisasikan tentang Peraturan Daerah Kapuas No. 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang menjelaskan bahwa dilarang merokok di Tempat Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit), dan apabila melanggar akan dikenakan sanksi berupa pidana kurungan dari 3 hari hingga 3 minggu atau denda mulai Rp. 1 juta sampai Rp. 15 juta rupiah.

Bagi masyarakat Kuala Kapuas yang ingin berhenti merokok dapat melakukan terapi berhenti merokok ke Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dengan dr. Safira A. Tjandrasari, Sp.KJ.

 

Monitoring pengisian indikator PPI

Pada hari Senin, Infection Prevention Control Nurse (IPCN) melakukan monitoring untuk melihat entry data yang dilakukan oleh ruangan terhadap data-data yang diminta oleh Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Pengisian data tersebut sudah dilakukan secara elektronik, sehingga petugas ruangan tidak perlu lagi repot-repot menulis laporan.

Untuk ruangan yang adminnya masih baru, petugas IPCN dan petugas IT rumah sakit, memberikan tentir singkat tentang pengisian indikator harian PPI tersebut.

Popo ikuti Pelatihan Manajemen Promosi Kesehatan Rumah Sakit

Pengelola Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang baru, Popo Subroto, mengikuti Pelatihan Manajemen Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Bogor. Pelatihan ini memberikan pembekalan kepada pengelola PKRS untuk dapat menjalankan kegiatannya dengan baik di rumah sakit. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, kegiatan PKRS kembali “berkibar” setelah ditinggalkan oleh Ibu Edvina (pengelola PKRS sebelumnya).