Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh Nurdiana, S.Kep dan Tim PKRS dengan Materi “Kebersihan Tangan (Hand Hygiene)”.

Pada hari Kamis, 19 Oktober 2017 bertempat di ruang tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh Nurdiana, S.Kep dan Tim PKRS dengan Materi “Kebersihan Tangan (Hand Hygiene)”.                

 

Ibu Nurdiana menjelaskan bahwa Hand Hygiene ( kebersihan tangan) adalah membersihkan tangan dengan menggunakan sabun / antiseptik dibawah air mengalir atau dengan menggunakan handrub. Mencuci tangan di air mengalir jika tangan terlihat kotor dan cairan berbahan dasar alkohol jika tangan tidak tampak kotor. Hal penting dalam Hand Hygiene :

  • Jaga kuku selalu pendek dan bersih, Jangan memakai perhiasan,kuku palsu, cuteks.
  • Pilih sabun antiseptik yang bersifat rendah iritatif.
  • Tangan harus benar kering sebelum menyentuh pasien atau lingkungan /peralatan pasien.
  • Lotion meminimalisir iritasi dermatitis         

         

 

 

 

 

 

   

 

 

   

 

Siapa yang wajib melakukan hand hygiene? Setiap orang yang bekerja dan berada di Rumah Sakit atau Fasiltas Pelayanan Kesehatan. Mintalah Petugas Kesehatan untuk mencuci tangan. Lindungi diri anda dengan melakukan hal ini : 1. Cuci tangan anda dan mintalah orang disekitar anda untuk melakukan hal yang sama 2. Jangan ragu untuk meminta petugas kesehatan untuk mencuci tangan sebelum menyentuh anda 3. Mintalah keluarga anda untuk mencuci tangan Sebelum melakukan kebersihan tangan pastikan asesoris cincin, termasuk cincin kawin, gelang, arloji, tidak dipakaiKebersihan tangan yang baik  terbukti dapat menurunkan   insiden Infeksi Rumah Sakit. cntoh cairan hand rub

Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh Ns. Mariasi, S.Kep dan Tim PKRS dengan Materi “Peraturan (PPI) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi bagi Pasien dan Keluarga Pengunjung Rumah Sakit”

Pada hari Kamis, 5 Oktober 2017 bertempat di ruang tunggu poliklinik rawat jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh Ns. Mariasi, S.Kep dan Tim PKRS dengan Materi “Peraturan (PPI) Pencegahan dan Pengendalian Infeksi bagi Pasien dan Keluarga Pengunjung Rumah Sakit.

 

 

 

 

 

 

Ibu mariasi menjelaskan mengenai pentingnya kebersihan tangan serta bagaimana akibat yang timbulkan apabila kita tidak cuci tangan terutama setelah berkunjung ke rumah sakit.

Selain itu dijelaskan tentang etika batuk / bersin dimana setiap individu yang sakit tidak boleh batuk / bersin sembarangan karena bakteri yang disebarkan melalui batuk / bersin sangat banyak sekali menyebar disekitar hingga jarak 3 meter. Sebaiknya apabila batuk / bersin menggunakan lengan bagian dalam, gunakan tisu yang kemudian langsung dibuang ke bak sampah, gunakan masker, serta segeralah cuci tangan karena partikel bakteri sudah menempel di tangan.

Bagi anak dibawah usia 12 tahun hendaknya jangan dibawa ke rumah sakit untuk berkunjung karena rentan terkena berbagai penyakit menular di rumah sakit, kecuali dalam keadaan terpaksa atau berobat.

Juga dijelaskan untuk seluruh pengunjung supaya menjaga kebersihan seluruh kawasan rumah sakit dengan tidak membuang sampah sembarangan guna tetap menjaga Adipura yang telah diperoleh Kota Kuala Kapuas Kota Air (Aman, Indah, dan Ramah).

Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit tentang Karang Gigi oleh drg. Krisma Novelianty dan Tim PKRS dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas

Pada hari Kamis, 5 Oktober 2017 bertempat di ruang tunggu poliklinik rawat jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan penyuluhan tentang Karang Gigi oleh drg. Krisma Novelianty dan Tim PKRS.

drg. Krisma menjelaskan bahwa karang gigi merupakan kotoran dalam mulut yang menempel pada gigi dalam waktu lama yang mengeras dan membatu sehingga tidak bisa dibersihkan hanya dengan menggosok gigi ataupun obat kumur.

Apabila karang gigi tidak dibersihkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan mulut seperti radang gusi (gingivitis), radang jaringan penyangga gigi (periodontitis) sehingga menyebabkan gigi goyang kemudian lepas/tanggal.

Karang gigi dapat diatasi dengan dilakukan pembersihan karang gigi (scalling) oleh dokter gigi atau perawat gigi. Poliklinik Gigi RSUD Kapuas melayani tindakan pembersihan karang gigi (scalling) dan untuk pasien BPJS ditanggung satu kali dalam setahun dengan membawa surat rujukan dari puskesmas atau dokter keluarga BPJS.

Penyuluhan Bahaya Rokok dan Sosialisasi Perda Kapuas No. 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok

Pada hari Rabu, tanggal 27 September 2017 bertempat di ruang tunggu poliklinik rawat jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan penyuluhan tentang Bahaya Rokok oleh dr. Erny Indrawati.

Selain itu, Tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit) juga mensosialisasikan tentang Peraturan Daerah Kapuas No. 4 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok, yang menjelaskan bahwa dilarang merokok di Tempat Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Rumah Sakit), dan apabila melanggar akan dikenakan sanksi berupa pidana kurungan dari 3 hari hingga 3 minggu atau denda mulai Rp. 1 juta sampai Rp. 15 juta rupiah.

Bagi masyarakat Kuala Kapuas yang ingin berhenti merokok dapat melakukan terapi berhenti merokok ke Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dengan dr. Safira A. Tjandrasari, Sp.KJ.

 

Monitoring pengisian indikator PPI

Pada hari Senin, Infection Prevention Control Nurse (IPCN) melakukan monitoring untuk melihat entry data yang dilakukan oleh ruangan terhadap data-data yang diminta oleh Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Pengisian data tersebut sudah dilakukan secara elektronik, sehingga petugas ruangan tidak perlu lagi repot-repot menulis laporan.

Untuk ruangan yang adminnya masih baru, petugas IPCN dan petugas IT rumah sakit, memberikan tentir singkat tentang pengisian indikator harian PPI tersebut.

Popo ikuti Pelatihan Manajemen Promosi Kesehatan Rumah Sakit

Pengelola Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) yang baru, Popo Subroto, mengikuti Pelatihan Manajemen Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Bogor. Pelatihan ini memberikan pembekalan kepada pengelola PKRS untuk dapat menjalankan kegiatannya dengan baik di rumah sakit. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, kegiatan PKRS kembali “berkibar” setelah ditinggalkan oleh Ibu Edvina (pengelola PKRS sebelumnya).

“Round Table Discussion” Kesehatan Saluran Cerna

Pada hari Rabu, 30 Agustus 2017 bertempat di aula rumah sakit dilaksanakan kegiatan “Rount Table Discussion” Kesehatan Saluran Cerna dengan tema “Saluran Cerna Sehat, Anak Sehat”. Presentasi disampaikan oleh dr. Suci Harini, M.Sc, Sp.A. Kegiatan ini diikuti oleh para perawat dan bidan yang berasal dari berbagai ruangan di rumah sakit, termasuk instalasi gizi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh unit diklat rumah sakit dengan sponsor dari Nestle.

Ko-Asisten Bedah Baru per 3 Juli 2017

Reni Nurhayati
Fero
Luwi, Novita, Sudarto
Desri, Syara, Febi
Ketut, Gusti, Vero
Widi, Novi, Dewi

Pada hari Selasa, 11 Juli 2017 para dokter muda dari Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya yang sedang stase bedah di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memperkenalkan diri dalam pertemuan komite medik.