Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit Tanggal 5 April 2018 oleh dr. Muhammad Tommy Prima Taruna (Dokter Internsip) dan Tim PKRS di Ruang Tunggu Pasien Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dengan materi “CUCI TANGAN”

Pada hari Kamis, 5 April 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Muhammad Tommy Prima Taruna (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “CUCI TANGAN”.

Mencuci tangan adalah menggosok air dengan sabun secara bersama-sama seluruh kulit permukaan tangan dengan kuat dan ringkas kemudian dibilas dibawah aliran air.

Fakta jika tidak mencuci tangan :

Menderita Diare (BAB berkepanjangan)
Menyentuh Kotoran -10 juta virus & 1 juta bakteri – penyakit.
Diare dapat menyebabkan kematian pada anak-anak bahkan orang dewasa karena terjadi dehidrasi.

Tangan adalah salah satu sumber penularan penyakit yang tersering:
Tangan  Benda Kotor  Tidak dicuci  Makan dgn tangan  memegang mulut  Kuman masuk dalam tubuh  sakit.

 

Tujuan mencuci tangan:

  • Supaya tangan bersih
  • Membebaskan tangan dari kuman
  • Menghindari masuknya kuman kedalam tubuh
  • Meningkatkan kesehatan diri
  • Mencegah penyakit
  • Menciptakan keindahan

Waktu yang tepat mencuci tangan :

  • Sebelum dan sesudah makan, dan menyiapkan makan
  • Setelah buang air besar
  • Sebelum menyusui dan memegang bayi
  • Sebelum dan sesudah melakukan aktivitas/tindakan, bermain, dan bepergian.
  • Setelah bangun tidur
  • Sesudah memegang sesuatu yang kotor (hewan, sampah, orang yang sakit, zat kimia berbahaya, bersalaman, memegang telfon umum, uang)
  • Sesudah bersin, batuk, dan membuang ingus

Penyakit yang disebabkan apabila tidak mencuci tangan, antara lain:

  • Infuenza
  • Diare
  • Penyakit Kulit
  • Infeksi Cacing, dll

Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit 15 Maret 2018 oleh dr. Ahmad Marzuki Rifki Hanafi (Dokter Internsip) dan Tim PKRS di Ruang Tunggu Pasien Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dengan materi “HIPERTENSI”

Pada hari Kamis, 15 Maret 2018 Pukul 09.00 WIB, Kegiatan Rutin PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh dr. Ahmad Marzuki Rifki Hanafi (Dokter Internsip), beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “HIPERTENSI”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

dijelaskan bahwa Hipertensi merupakan tekanan darah tinggi yang dapat diukur dengan kisaran angka di atas 140/90 mmHg. Dimana tekanan darah yang normal dikisaran angka <120 mmHg (tekanan darah sistolik) dan <80 mmHg (tekanan darah diastolik).

9 dari 10 penderita hipertensi tidak dapat diidentifikasi penyebab penyakitnya sehingga hipertensi disebut sebagai pembunuh diam-diam

Berdasarkan data Balitbangkes Kemenkes tahun 2014, Hipertensi menempati peringkat ke 5 sebagai penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Faktor risiko timbulnya hipertensi, antara lain

  • keturunan
  • umur
  • asupan makanan tinggi garam
  • obesitas
  • stress
  • merokok dan minum alkohol
  • makanan tinggi lemak / kolesterol
  • kurang olahraga

Gejala dari penyakit Hipertensi

  • pusing dan sakit kepala
  • mata kabur
  • rasa berat pada tengkuk
  • pendarahan tiba – tiba dari hidung
  • nyeri dada

Komplikasi Hipertensi menyebabkan

  • penyakit jantung
  • stroke
  • penyakit ginjal
  • retinopati (kerusakan retina)
  • penyakit pembuluh darah tepi
  • gangguan saraf
  • gangguan serebral (otak)
  • kematian

Cara menurunkan tekanan darah tinggi

  1. mengubah pola gaya hidup
  2. minum obat

Mengubah pola gaya hidup, antara lain :

  • mengatur pola makan
  • mengurangi asupan garam
  • olahraga teratur (misal: lari 30-45 menit sebanyak 3-4 kali seminggu)
  • hindari stress
  • hindari alkohol dan rokok
  • mengatur keseimbangan antara kerja, istirahat, dan rekreasi

Dengan obat-obatan, antara lain :

  • obat hipertensi tidak ada yang menyembuhkan, tetapi hanya bersifat mengontrol
  • minum obat seumur hidup, jika tidak minum obat secara teratur maka tekanan darah akan tinggi kembali

Kendalikan Hipertensi dengan PATUH

  • Periksa kesehatan rutin dan ikuti anjuran dokter
  • Atasi penyakit dengan pengobatan yang tepat dan teratur
  • Tetap diet dengan gizi yang seimbang
  • Upayakan aktifitas fisik yang aman
  • Hindari asap rokok, alkohol, dan zat karsinogenik lainnya

atau kendalikan dengan CERDIK

  • Cek kesehatan secara rutin
  • Enyahkan asap rokok
  • Rajin aktifitas fisik
  • Diet seimbang
  • Istirahat cukup
  • Kelola Stress

 

Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit 8 Maret 2018 dalam rangka Hari Ginjal Sedunia Tahun 2018 oleh M. Sholichuddin, S.Kep dan Tim PKRS di Ruang Tunggu Pasien Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dengan materi “Kidneys & Women’s Health”

Pada hari Kamis, 8 Maret 2018 Pukul 09.00 WIB, bertepatan dengan Hari Ginjal Sedunia 2018, bertempat di Ruang Tunggu Poliklinik Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan Penyuluhan / Promosi Kesehatan Rumah Sakit oleh M. Sholichuddin, S.Kep, beserta Tim PKRS dengan Materi Penyuluhan tentang “Kidneys & Women’s Health”.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

beliau menjelaskan bahwa pelayanan cuci darah (hemodialisis) di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas dilaksanakan sejak tanggal 10 Juni 2014 hingga sekarang. Pada awal pelayanan Instalasi Hemodialisis hanya mempunyai 4 (empat) mesin, seiring berjalannya waktu, jumlah pasien terus bertambah sehingga harus dilakukan penambahan mesin untuk dapat melayani pasien yang semakin banyak dan sekarang memiliki 10 unit mesin untuk pelayanan hemodialisis.

Pelayanan hemodialisis (cuci darah) terutama ditujukan kepada pasien-pasien yang mengalami penyakit gagal ginjal kronis tahap akhir (End Stage Renal Disease).

Ginjal merupakan organ penting yang ada di dalam tubuh berjumlah 2 buah dengan fungsi utama sebagai penyaring atau pencuci darah dan melaksanakan fungsi ekskresi (pembuang zat-zat yang tidak berguna).

Fungsi Ginjal

  • Pembuangan sampah-sampah metabolik
  • Menjaga keseimbangan air
  • Menjaga keseimbangan asam basa
  • Menjaga keseimbangan elektrolit
  • Menghasilkan hormon

Penyebab Gagal Ginjal

  • Diabetes mellitus
  • Hipertensi
  • Asam urat yang tinggi
  • Penyakit autoimun
  • Infeksi saluran kencing
  • Batu ginjal
  • Penggunaan obat-obatan

Risiko Penyakit Ginjal Pada Wanita

  • Kehamilan dengan hipertensi (pre eklampsi)
  • Penyakit infeksi ginjal (ISK, pyelonefritis)
  • Perdarahan setelah melahirkan
  • Lupus nephropathy
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit jantung

Penyakit Ginjal dapat dicegah dengan :

  • Gula darah terkendali
  • Infeksi saluran kencing diatasi/dihindari
  • No hipertensi/ Menjaga kestabilan tekanan darah tinggi
  • Jauhi obat/makanan/minuman racun ginjal
  • Air minum (air putih) secukupnya
  • Lanjutkan perilaku hidup sehat

 

Mari Kita Jaga Ginjal Kita Tetap Sehat dengan Memperbanyak Minum Air Putih minimal 8 gelas perhari. #SalamSehat